Balutan senyum..
Canda tawa..
Senda gurau..
bahkan tetes air matapun menjadi simbol atas Kebahagian yang dirasakan oleh setiap manusia menurut porsinya masing-masing.
Namun..
Apa yang terjadi ketika tetes air mata menjadi simbol atas kesedihan?
Luka batin...
Perih yang menyesakkan nafas
sehingga terpasang wajah muram karena tak sanggup menyembunyikan sakitnya luka yang diderita..
Siapa yang mau menghilangkan kesedihan, dan memasukkan kegembiraan dalam hati seorang Muslim maka Allah tidak akan ridha untuknya balasan yang lebih rendah dari surga, Subhanallah...
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
"Barang siapa memasukkan kegembiraan kepada satu keluarga Muslim, Allah tidak akan ridha untuknya balasan yang lebih rendah dari surga" (HR. Thabrani dari Aisyah r.a.)
Hadist ini menegaskan bahwa memberikan atau mamasukkan kegembiraan ke dalam hati seorang Muslim akan memasukkan pelakunya kedalam surga. Selain memasukkan pelakunya ke dalam surga, amalan memasukkan kegembiraan dalam hati seorang Muslim adalah amal kebaikan yang terbaik. Bahwasannya Umar bin Khathab berkata :
Rasulullah saw ditanya, "Amal apakah yang paling utama?" Beliau menjawab, "Memasukkan kegembiraan pada seorang Mukmin" (HR. Thabrani).
Memasukkan kegembiraan dalam hati seorang Muslim adalah termasuk amal kebaikan yang paling dicintai oleh Allah SWT, mendatangkan ampunan-Nya serta meninggikan derajat pelakunya.
"Sesungguhnya diantara hal-hal yang mengundang ampunan Allah adalah memasukkan kegembiraan pada saudaramu sesama Muslim" (HR. Thabrani).
"Barang siapa menjadi mediator antara saudaranya sesama Muslim dengan seorang penguasa dalam meloloskan kebaikan atau memasukkan kegembiraan, maka Allah akan meninggikan derajatnya di Surga" (HR. Thabrani).
Nah.. adapun bentuk-bentuk dalam memberikan kegembiraan dalam hati seorang muslim bermacam-macam, namun masih dalam konteks halal lhoo yaa... , tentu... karena Allah memerintahkan umatnya dalam melakukan sesuatu yang di ridhaiNya, dan ridha itu berasal dari sesuatu yang halal tentunya :)
1. Memberikan pakaian, makanan, atau kebutuhan yang lain
Rasulullah saw ditanya, "Amal apakah yang paling utama?" Beliau menjawab, "Memasukkan kegembiraan pada seorang Mukmin, kamu menghilangkan rasa laparnya, menutupi ketelanjangannya, dan memenuhi kebutuhannya" (HR. Thabrani).
2. Menghubungkan saudaranya sesama Muslim dengan penguasa sehingga hajat saudaranya itu dapat terpenuhi. (bingung ya?)
Rasulullah saw bersabda :
"Barang siapa menjadi mediator antara saudaranya sesama Muslim dengan seorang penguasa dalam meloloskan kebaikan atau memasukkan kegembiraan, maka Allah akan meninggikan derajatnya di surga" (HR. Thabrani).
Oke, sudah paham kan?? :)
3. Memberikan kabar gembira mengenai sesuatu yang sudah lama ditunggu-tunggu dan diharapkan.
Sedikit cerita ya kawan...
Hal ini dilakukan para sahabat yang bersegera menyampaikan berita gembira kepada Ka'ab bin Malik dan dua orang temannya, Murarah bin Rabi' al Amri dan Hilal bin Umayyah al-Waqifi (please correct me if I'm wrong) dimana sahabat yang diboikot akibat tidak ikut serta dalam Perang Tabuk tanpa alasan yang syar'i. Bahwa tobat mereka telah diterima oleh Allah setelah ketiganya menunggu selama lima puluh hari.
Ka'ab bin Malik berkata, "Kemudian aku sholat Subuh di hari ke lima puluh di atas loteng rumah kami. Ketika itu aku sedang duduk dalam keadaan yang sangat menyedihkan sebagaimana yang telah disebutkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an (Surat At Taubah ayat 118) dimana jiwaku benar-benar terasa sempit dan bumi yang luas juga terasa sempit. Tiba-tiba saja aku mendengar seorang berteriak dari atas Gunung Sal'i (sebuah gunung di Madinah). Pemilik suara itu berteriak dengan suara kencang,
"Wahai Ka'ab bin Malik bergembiralah",
lalu aku pun bersujud dan mengetahui bahwa hari kebebasan telah datang. Ternyata Rasulullah saw telah mengumumkan ampunan Allah 'Azza wa Jalla kepada kami setelah Sholat Subuh.
Maka, orang-orang pun bersegera memberikan kabar gembira ini kepada kami. Di antara mereka ada yang memberikan kabar gembira kepada kedua orang temanku, dan salah seoarang diantara mereka ada yang memacu kuda dengan sangat cepat untuk menemuiku, namun ada seorang laki-laki dari Bani Aslam yang lari untuk menemuiku dengan berteriak lantang dari atas gunung, sehingga suaranya lebih cepat sampai daripada larinya kuda yang dikendarai orang itu. Akupun melepas bajuku dan kupakaikan ke badannya sebagai ucapan terima kasih atas berita gembira yang disampaikannya. Demi Allah, aku tidak memiliki pakaian lain kecuali yang telah aku berikan sehingga aku meminjamnya lagi dan aku kenakan untuk menghadap Rasulullah saw" (HR. Muslim)
4. Memberikan hadiah kepada saudara sesama Muslim
Memberikan hadiah ini akan menumbuhkan rasa bahagia, simpati dan cinta kepada di antara kaum muslimin, Rasul saw bersabda :
"Hendaklah kalian saling memberi hadiah, niscaya kalian akan saling mencintai" (HR. Thabrani)
5. Memberikan ucapan selamat kepada saudara sesama muslim yang sedang mendapatkan kegembiraan
Hal ini seperti yang dilakukan para sahabat kepada Ka'ab bin Malik atas penyampaian kabar gembira dari Allah SWT atas diterimanya tobat selama lima puluh hari. Subhanallah.. :)
6. Memperlihatkan perhatian dan penghargaan kepada sesam muslim dengan meminta saran dan doa darinya.
Umar bin Khatab menuturkan :
"Aku meminta izin kepada Nabi saw untuk berangkat umrah, lalu beliau mengizinkanku seraya bersabda : 'Janganlah kamu melupakan kami wahai saudaraku dari doamu.' Ia berkata, 'Perkataan ini jauh lebih membahagiakanku daripada dunia seisinya'" (HR Abu Dawud)
InsyaAllah inilah 6 bentuk cara memasukkan atau memberikan kegembiraan dalam hati seorang Muslim. Dengan begini kita senantiasa merasakan kebahagian yang dituangkan dari orang lain, karena terkadang manusia tidak mampu menghibur atau memberikan kebahagian untuk dirinya sendiri. Namun ketahuilah bahwasannya banyak saudara kita yang menyayangi kita. Akhlak yang baik akan senantiasa memberikan kenyamanan dalam hidup, karena dengannya ada dalam diri, hati dan pikiran kita Insyaallah kita senantiasa mendapatkan kebahagiaan yang abadi. Amin Ya Rabbal 'Alamin
Namun janganlah kita marah pada Allah jika kita mendapatkan kesedihan dan saat kita dicoba, karena bahwasannya kesedihan akan membawa kita dekat dan memohon ampun padanya, mengucap kata tobat dan memohon perlindungan dari segala macam keburukan. Dan Allah telah menjanjikan bahwa setelah kesulitan akan ada kemudahan.
Semoga Bermanfaat :)
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Canda tawa..
Senda gurau..
bahkan tetes air matapun menjadi simbol atas Kebahagian yang dirasakan oleh setiap manusia menurut porsinya masing-masing.
Namun..
Apa yang terjadi ketika tetes air mata menjadi simbol atas kesedihan?
Luka batin...
Perih yang menyesakkan nafas
sehingga terpasang wajah muram karena tak sanggup menyembunyikan sakitnya luka yang diderita..
Siapa yang mau menghilangkan kesedihan, dan memasukkan kegembiraan dalam hati seorang Muslim maka Allah tidak akan ridha untuknya balasan yang lebih rendah dari surga, Subhanallah...
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
"Barang siapa memasukkan kegembiraan kepada satu keluarga Muslim, Allah tidak akan ridha untuknya balasan yang lebih rendah dari surga" (HR. Thabrani dari Aisyah r.a.)
Hadist ini menegaskan bahwa memberikan atau mamasukkan kegembiraan ke dalam hati seorang Muslim akan memasukkan pelakunya kedalam surga. Selain memasukkan pelakunya ke dalam surga, amalan memasukkan kegembiraan dalam hati seorang Muslim adalah amal kebaikan yang terbaik. Bahwasannya Umar bin Khathab berkata :
Rasulullah saw ditanya, "Amal apakah yang paling utama?" Beliau menjawab, "Memasukkan kegembiraan pada seorang Mukmin" (HR. Thabrani).
Memasukkan kegembiraan dalam hati seorang Muslim adalah termasuk amal kebaikan yang paling dicintai oleh Allah SWT, mendatangkan ampunan-Nya serta meninggikan derajat pelakunya.
"Sesungguhnya diantara hal-hal yang mengundang ampunan Allah adalah memasukkan kegembiraan pada saudaramu sesama Muslim" (HR. Thabrani).
"Barang siapa menjadi mediator antara saudaranya sesama Muslim dengan seorang penguasa dalam meloloskan kebaikan atau memasukkan kegembiraan, maka Allah akan meninggikan derajatnya di Surga" (HR. Thabrani).
Nah.. adapun bentuk-bentuk dalam memberikan kegembiraan dalam hati seorang muslim bermacam-macam, namun masih dalam konteks halal lhoo yaa... , tentu... karena Allah memerintahkan umatnya dalam melakukan sesuatu yang di ridhaiNya, dan ridha itu berasal dari sesuatu yang halal tentunya :)
1. Memberikan pakaian, makanan, atau kebutuhan yang lain
Rasulullah saw ditanya, "Amal apakah yang paling utama?" Beliau menjawab, "Memasukkan kegembiraan pada seorang Mukmin, kamu menghilangkan rasa laparnya, menutupi ketelanjangannya, dan memenuhi kebutuhannya" (HR. Thabrani).
2. Menghubungkan saudaranya sesama Muslim dengan penguasa sehingga hajat saudaranya itu dapat terpenuhi. (bingung ya?)
Rasulullah saw bersabda :
"Barang siapa menjadi mediator antara saudaranya sesama Muslim dengan seorang penguasa dalam meloloskan kebaikan atau memasukkan kegembiraan, maka Allah akan meninggikan derajatnya di surga" (HR. Thabrani).
Oke, sudah paham kan?? :)
3. Memberikan kabar gembira mengenai sesuatu yang sudah lama ditunggu-tunggu dan diharapkan.
Sedikit cerita ya kawan...
Hal ini dilakukan para sahabat yang bersegera menyampaikan berita gembira kepada Ka'ab bin Malik dan dua orang temannya, Murarah bin Rabi' al Amri dan Hilal bin Umayyah al-Waqifi (please correct me if I'm wrong) dimana sahabat yang diboikot akibat tidak ikut serta dalam Perang Tabuk tanpa alasan yang syar'i. Bahwa tobat mereka telah diterima oleh Allah setelah ketiganya menunggu selama lima puluh hari.
Ka'ab bin Malik berkata, "Kemudian aku sholat Subuh di hari ke lima puluh di atas loteng rumah kami. Ketika itu aku sedang duduk dalam keadaan yang sangat menyedihkan sebagaimana yang telah disebutkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an (Surat At Taubah ayat 118) dimana jiwaku benar-benar terasa sempit dan bumi yang luas juga terasa sempit. Tiba-tiba saja aku mendengar seorang berteriak dari atas Gunung Sal'i (sebuah gunung di Madinah). Pemilik suara itu berteriak dengan suara kencang,
"Wahai Ka'ab bin Malik bergembiralah",
lalu aku pun bersujud dan mengetahui bahwa hari kebebasan telah datang. Ternyata Rasulullah saw telah mengumumkan ampunan Allah 'Azza wa Jalla kepada kami setelah Sholat Subuh.
Maka, orang-orang pun bersegera memberikan kabar gembira ini kepada kami. Di antara mereka ada yang memberikan kabar gembira kepada kedua orang temanku, dan salah seoarang diantara mereka ada yang memacu kuda dengan sangat cepat untuk menemuiku, namun ada seorang laki-laki dari Bani Aslam yang lari untuk menemuiku dengan berteriak lantang dari atas gunung, sehingga suaranya lebih cepat sampai daripada larinya kuda yang dikendarai orang itu. Akupun melepas bajuku dan kupakaikan ke badannya sebagai ucapan terima kasih atas berita gembira yang disampaikannya. Demi Allah, aku tidak memiliki pakaian lain kecuali yang telah aku berikan sehingga aku meminjamnya lagi dan aku kenakan untuk menghadap Rasulullah saw" (HR. Muslim)
4. Memberikan hadiah kepada saudara sesama Muslim
Memberikan hadiah ini akan menumbuhkan rasa bahagia, simpati dan cinta kepada di antara kaum muslimin, Rasul saw bersabda :
"Hendaklah kalian saling memberi hadiah, niscaya kalian akan saling mencintai" (HR. Thabrani)
5. Memberikan ucapan selamat kepada saudara sesama muslim yang sedang mendapatkan kegembiraan
Hal ini seperti yang dilakukan para sahabat kepada Ka'ab bin Malik atas penyampaian kabar gembira dari Allah SWT atas diterimanya tobat selama lima puluh hari. Subhanallah.. :)
6. Memperlihatkan perhatian dan penghargaan kepada sesam muslim dengan meminta saran dan doa darinya.
Umar bin Khatab menuturkan :
"Aku meminta izin kepada Nabi saw untuk berangkat umrah, lalu beliau mengizinkanku seraya bersabda : 'Janganlah kamu melupakan kami wahai saudaraku dari doamu.' Ia berkata, 'Perkataan ini jauh lebih membahagiakanku daripada dunia seisinya'" (HR Abu Dawud)
InsyaAllah inilah 6 bentuk cara memasukkan atau memberikan kegembiraan dalam hati seorang Muslim. Dengan begini kita senantiasa merasakan kebahagian yang dituangkan dari orang lain, karena terkadang manusia tidak mampu menghibur atau memberikan kebahagian untuk dirinya sendiri. Namun ketahuilah bahwasannya banyak saudara kita yang menyayangi kita. Akhlak yang baik akan senantiasa memberikan kenyamanan dalam hidup, karena dengannya ada dalam diri, hati dan pikiran kita Insyaallah kita senantiasa mendapatkan kebahagiaan yang abadi. Amin Ya Rabbal 'Alamin
Namun janganlah kita marah pada Allah jika kita mendapatkan kesedihan dan saat kita dicoba, karena bahwasannya kesedihan akan membawa kita dekat dan memohon ampun padanya, mengucap kata tobat dan memohon perlindungan dari segala macam keburukan. Dan Allah telah menjanjikan bahwa setelah kesulitan akan ada kemudahan.
Semoga Bermanfaat :)
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Komentar
Posting Komentar