Langsung ke konten utama

Bersedekah Tali Sandal

Sapa yang suka bepergian?? Pasti semua yaaa... ^^
Meskipun yang suka nongkrong dirumah, pasti pernah ngerasain yang namanya bepergian, hehe...
Sebenarnya yang mau diceritakan dalam note ini bukan tentang bepergiannya, tapi dengan alas kaki apa kita bepergian
yep.. siapa yg ga kenal dengan sandal? Semua orang membutuhkan sandal, selain sebagai alas kaki dan perlindungan terhadap kuman, dengan adanya perkembangan zaman modern sekarang sandal juga dijadikan sebagai alat kesehatan, kaya gini ni...

 
hehe... siapa punya sandal begono?? ^^ , 
Trus trusss gimana dengan bersedekah sandal? bahkan tali sandalnya?? (bengong)? Ga masalah kawan ^^

let's check..

Bersedekah tali sandal jelas lebih mudah dibandingkan dengan bersedekah susu, karena tentu harganya juga lebih murah. Bahkan kita dapat menggunakan tali apapun sebagai sandal untuk kita berikan kepada orang yang membutuhkan (yang suka pake metode handmade mungkin, hhe). Namun, walaupun sangat ringan, amalan ini dapat mengantarkan pelakunya kedalam surga. Kok bisa?? Bisa dong... ^^

Bismillahirrahmanirrahim
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Tali sandal dapat menjadi sarana untuk meraih kecintaan Allah SWT. Nah, oleh karena itu sebagai muslim hendaknya menjadikan tali sandalnya sebagai jalan untuk meraih kecintaan Allah dan berhati-hati jangan sampai tali sandalnya menjadi sarana bagi setan untuk menyeretnya kepada kesombongan.
Rasulullah Saw. bersabda :
"Tidak ada seorang lelaki ketika meninggal dunia sedangkan dalam hatinya terdapat seberat atom dari kesombongan, melainkan surga tidak halal baginya, bahkan ia tidak dapat mencium bau surga dan tidak dapat melihatnya." (HR. Ahmad)

Sedikit cerita dari yang pernah aku baca...

Ada seorang lelaki dari Quraisy yang bernama Abu Raihanah berkata, "Demi Allah wahai Rasulullah, aku adalah orang yang sangat menyukai dan menginginkan keindahan, sampai-sampai aku menginginkan keindahan pada gantungan cemitiku dan pada tali sandalku." Rasulullah Saw. bersabda, "Hal itu bukan termasuk kesombongan, sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla Maha Indah dan menyukai keindahan, akan tetapi kesombongan adalah seseorang yang membodohkan kebenaran dan melecehkan orang lain dengan kedua matanya" (HR. Ahmad)

Tali sandal dapat menyadarkan seorang Muslim atas dekatnya kematian terhadap dirinya. Oleh karena itu, ketika melihat tali sandalnya hendaknya seorang Muslim membayangkan betapa dekatnya kematian dari dirinya, serta membayangkan betapa dekatnya dengan hari kiamat sehingga ia pun menyiapkan amalan kebaikan dan meninggalkan perbuatan dosa. Aisyah r.a. menuturkan :
Apabila Abu Bakar terserang demam ia selalu mengatakan, "Setiap orang bercanda ria dengan keluarganya di pagi hari, sedangkan kematian jauh lebih dekat daripada tali sandalnya" (HR. Bukhari)

Rasulullah Saw. bersabda :
"Demi Dzat yang jiwaku ditangan-Nya, tidak akan terjadi kiamat sehingga binatang buas berbicara pada manusia, seorang lelaki diajak bicara oleh ujung cemitinya dan tali sandalnya, serta pahanya akan memberitahunya tentang apa yang dilakukan keluarganya sepeninggalnya nanti" (HR. Tirmidzi).

Tali sandal begitu menyadarkan atas dekatnya surga dan neraka bagi dirinya. Oleh karena itu seorang Muslim hendaknya senantiasa membayangkan betapa dekatnya surga dengan berusaha melakukan amal kebaikan dan betapa dekatnya neraka sehingga juga berusaha untuk menjauhinya dengan meninggalkan perbuatan dosa. Rasulullah Saw. bersabda :
"Surga itu lebih dekat kepada seorang diantara kamu daripada tali sandalnya, begitu juga neraka" (HR Bukhari)

Nah bagaimana dengan bersedekah Tali Sandal?. Bersedekah Tali Sandal juga akan mendatangkan pahala yang besar.
"Barang siapa menyedekahkan tali sandal kepada saudaranya, maka seakan-akan ia menyedekahkan kepadanya seekor kuda yang dilengkapi dengan persenjataan di jalan Allah 'Azza wa Jalla'" (HR Al-Kathib) Subhanallah.... :)

Abu 'Umamah r.a. menuturkan :
Ketika Rasulullah Saw. berjalan di atas padang pasir yang sangat panas terputuslah tali sandal beliau. Lalu datang seorang dengan membawa tali sandal dan memasangkannya ke sandal beliau. Rasulullah Saw. pun bersabda, "Seandainya seseorang mengetahui pahala dari apa yang kamu sedekahkan kepada Rasulullah Saw. niscaya ia tidak akan melecehkan apa yang telah kamu sedekahkan kepada Rasulullah Saw." (HR. Ahmad)

Adapun beberapa adab-adab ketika putus tali sandalnya adalah sebagai berikut :
1. Ketika putus salah satu tali sandalnya seorang Muslim hendaknya memperbaiki dan tidak memaksakan diri berjalan dengan salah satunya. 
Rasulullah Saw. bersabda : "Apabila putus tali sandal salah seorang di antara kamu, maka janganlah ia berjalan dengan satu sandal sehingga ia memperbaiki sandalnya" (HR. Muslim dan An-Nasa'i)

2. Ketika putus tali sandalnya, seorang Muslim hendaknya mengharapkan pertolongan Allah SWT, jangan menggantungkan permohonan kepada makhluk-Nya. Niscaya Allah akan memberikan pertolongan kepadanya melalui salah seorang dari makhluk-Nya. Rasulullah Saw bersabda :
 "Hendaknya salah seorang diantara kamu memohon hajatnya kepada Tuhannya, bahkan hendaknya ia meminta garam kepada Tuhannya dan meminta tali sandal kepada Tuhannya ketika terputus" (HR. Tirmidzi).

3. Dan  ketika memakai tali sandal yang baru, seorang Muslim juga harus bersyukur. Jangan menyombongkan diri dengan sandal yang baru itu, dan janganlah pula hati dikuasai olehnya, sehingga tidak khusyuk dalam beribadah.

4. Ketika tali sandal terputus, seorang Muslim hendaknya mengucapkan 'Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun' dan jangan sampai mengeluarkan kata-kata umpatan, atau kata-kata suroboyoan.. hhe. Abdullah bin Khalifah menuturkan :
Ketika umar berjalan, tali sandalnya putus lalu ia mengucapkan 'Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un' Para sahabat bertanya, "ada apa wahai Amirul Mukmin?" Ia menjawab, "Terputus tali sandalku, dan ini menyusahkanku, dan setiap yang menyusahkan adalah musibah" (HR. Baihaqi)

Rasulullah Saw. bersabda :
"Hendaknya salah seorang diantara kamu mengucapkan kalimat istirja' dalam segala hal, bahkan ketika tali sandalnya putus karena itu termasuk musibah" (HR Ibnu Sunni)

5. Ketika tali sandal seorang terputus, maka hendaklah kita menunggunya sampai ia selesai memperbaiki tali sandalnya. Rasulullah Saw. bersabda :
"Termasuk sifat muru'ah apabila seseorang di antara kamu diam mendengarkan ketika saudaranya berbicara dengannya. Termasuk sifat kebaikan dalam perjalanan apabila seorang diantara kamu berhenti menunggu saudaranya ketika tali sandalnya terputus" (HR. Al-Khathib).

Itu dia cerita singkat tentang Bersedekah Tali Sandal dengan balutan Hadist Hadist. Bahwasannya Allah tidak pernah membatasi umatnya untuk bersedekah, dan tidak pernah memaksa umatnya bersedekah dalam jumlah besar sekali jalan. Ada baiknya sedikit-sedikit tapi rutin.. Rutinitas sedekah akan menjadikan besarnya apa yang kita sedekahkan kan?. 
Dengan bersedekah Tali Sandal saja kita mampu meraih kecintaan Allah SWT, dan ingatlah apa yang kita keluarkan (sedekah) akan dilipatgandakan oleh Allah, bahkan hanya dengan tali sandal pun. Subhanallah...
Dan ingatkah bahwa Tali Sandal senantiasa mengingatkan kita bahwa surga dan neraka sangatlah dekat. Semoga kita diberi kemudahan untuk melakukan segala amal kebaikan agar Allah membalas dengan balasan nikmat dan sejuknya surga serta kita diberikan kemudahan pula untuk menjauhkan diri kita dari segala perbuatan dosa agar nantinya kita juga dijauhkan Allah dari panasnya api neraka. Amin Ya Rabbal 'Alamin...

Hope u enjoy this note n be useful ^^

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuliah Online Bengkel Diri

Bismillahirrahmanirrahim..  Helloooooo.. everybody, aktif lagi deh ini blog, setelah 8 tahun ndak diutek utek, hehe.. 😬 Kenapa muncul lagi? hehe berkat Bengkel Diri tentunya.. Emang apa sih Bengkel Diri? jadiii Bengkel Diri itu semacam kelas kuliah online yang kurikulumnya itu berupa Self Islamic Improvement . Yaaa semacam pengembangan diri. Tapi ga melulu membahas keakhiratan ya, tapi balance juga dengan keduniawian. Cerita dikit yaa soal gimana awalnya ikut Bengkel Diri.. Jadi awalnya tau Bengkel Diri itu dari Instagramnya Bengkel Diri (bisa cek di @bengkel_diri), tapi pas itu cuek cuek aja.. karena aku pikir itu ajaran-ajaran fanatik. Jadi ya ngeri ngeri sedap dan dilewatin gitu aja. Sampe pada akhirnya ternyata saudara kirim DM ke Instagram tentang Bengkel Diri. Ternyata saudaraku ini udah join Bengkel Diri Level 1 - Angkatan 3, sementara pada waktu itu kedepannya Bengkel Diri mau buka buka lagi Level 1 - Angkatan 4. Nah, begitu dapat sharing-sharing seputar bengkel d...